Posts

Selamanya Amirians.

Image
Amirians, Kehadiran kalian bagai satu penyeri dalam kegelitaan jiwa ini, Suka, duka kita kongsi bersama, Hanya kita yang mengenal hati masing-masing, Usah peduli apa orang kata, Semua aral melintang kita tempuhi. Ada yang berduka, Ada yang menyokong, Ada yang menyepi, Ada yang menggila, Itu semua bakal dirindui. Amirians, Walau dimana kita berpisah, Itu hanya sekadar jarak yang dikira, Tapi, Segala kenangan bersama takkan pernah terpisah. Ku tahu, Kalian pasti inginkan yang terbaik, Segala pengorbanan telah disaksikan, Hanya menunggu dan menanti saat yang bakal kita tempuhi. Amirians, Terima kasih untuk perjuangan ini, Sematkanlah namaku dalam doa kalian, Moga pertemuan di dunia ini menjadi saksi, Untuk pertemuan kita syurga yang kekal abadi. -Mamija Amirians 2013-2017

PERFECT

Tiada yang sempurna, Kecuali Satu. Tapi, Kenapa harus dicari kesempurnaan itu, Walau kau tahu ia mustahil, Kenapa harus dikejar yang mustahil, Walau kau tahu ia tidak sempurna. Hanya satu, Usaha yang menginginkan kesempurnaan, Itu yang dicari, Tidak semua sedar akan ia, Hanya yang usaha akan sedar, Hakikatnya orang sekeliling langsung tidak mengendahkannya. Mengapa sedemikian? Kerna, bukan di mata mahkluk yang menjadi pujaan, Tapi, Di mata Sang Pencipta yang di cari, Tiada guna berharap kepada yang lemah, Kalau kita ada yang Maha Kuat Yang Hakiki. Letaklah kesempurnaan padaNya, Hanya Dia yang didambakan. -Insan yang penuh ketidaksempurnaan

REDHA

The only way to stop any pain in your life is to accept the fact that, Nothing is yours, Nothing was yours, And nothing will ever be yours. They are worldly attachments; Given by الله, Belonging to الله, And returning to الله.

KERNA PERCAYA

Thiqah (percaya) pada diri itu penting Kerna dengan thiqah pada dirilah, seorang Mujahid itu mampu berlari ke dalam barisan musuh-musuh, memecah-belah mereka-mereka, dengan tubuhnya yang itu. Kerna dengan thiqah pada dirilah, seorang Mujaddid itu mampu menanamkan dirinya di dalam tubuh Ummah, melaung-laungkan seruan yang Haqq, dengan tubuhnya yang itu. Kerna dengan thiqah pada dirilah, seorang Da'ie itu mampu bersengkang mata senantiasa, menyeru tanpa lelah dan senantiasa bersemangat, dengan tubuhnya yang itu. Kerna dengan thiqah pada dirilah, seorang Rijal itu mampu berdiri teguh menahan badai, membina benteng-benteng yang kukuh menentang taufan, dengan tubuhnya yang itu. Dan semua ini, perlunya thiqah pada diri. Percaya akan tubuh yang mampu, dan dan hati yang berani. Percaya akan jiwa yang cekal, dan akal yang memahami. Kerna kita thiqah padaNya, Tuhan Yang Maha Esa. Janji-janjiNya yang benar, Firman-firmanNya yang keka...

Peluang.

بسم الله الرحمن الرحيم Assalamualaikum sahabat, . Hari ini,  ada satu peristiwa yang akan aku kongsikan. "Setiap yang bernyawa pasti akan merasai mati."  Ayat itu dah signifikan antara kita kan. Selalu je dengar. Tapi, bila kita dengar satu berita tentang kematian, apa yang mula-mula kita rasa?  Sedih? Terkejut? Insaf? Menyesal? Untuk yang betul-betul akrab dengan arwah, mungkin susah untuk terima berita itu.  Jujurnya, aku tak pernah lagi merasai berita itu. Tapi aku tahu, memang berat untuk kita redha dengan pemergian itu lebih-lebih lagi bila orang yang paling kita sayang, pergi meninggalkan kita.  Ini kisah sahabat aku . Pada 2 Mei 2019 (Khamis), aku tidur lewat malam tu. Sebab petang Khamis tu aku ada test Kikai (Mechanical Engineering Test). Biasalah stay up study kan. Tapi bukan pasal test yang aku nak cerita.  Before melelapkan mata, aku buka WhatsApp untuk tengok kalau-kalau ada mesej penting ke, status ke. Then, hati aku terdet...

Head up!

Two roads diverged in a yellow wood, And sorry I could not travel both, And be one traveller, long I stood And looked down as far as I could, To where it bent in the undergrowth. Then took the other, as just as fair And having perhaps the better claim Because it was grassy and wanted wear, Though as for what the passing there, Had worn them really about the same And both that morning equally lay, In leaves no step had trodden black. Oh, I kept the first for another day! Yet knowing how way leads on to way I doubted if I should ever come back I shall be telling this with a sigh; Somewhere ages and ages hence Two roads diverged in a wood and I-- I took the one less traveled by, And that has made all the difference.

Detik.

Detik Terus menghitung Manusia kian rugi jika terleka dengan dunia Usia makin meragui dengan amalan kita Apakah benar mampu dibawa sebagai bekal buat akhirat sana? Bagaimana cara kematian kita bila waktunya kematian kita? Siapa yang mendoakan kita? Itu hanya soalan yang hanya Tuhan sahaja memiliki jawapannya Tapi penting untuk persoalkan pada jiwa kita Apakah Islam ketika mati kita? -Hamba yang mencari redha Allah